TNI BERIKAN PEMAHAMAN PENTINGNYA CINTA TANAH AIR KEPADA ANAK-ANAK DI PAPUA

Winsatu com/-Keerom – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Waris selain menjaga wilayah perbatasan juga meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan belajar serta pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya rasa cinta tanah air di Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan seluruh masyarakat agar nantinya dapat memajukan dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing ditengah kehidupan global.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI di perbatasan khususnya terkait pengetahuan dan wawasan kebangsaan sehingga anak-anak memiliki rasa cinta tanah air dan bela negara yang tinggi.

Anak-anak terlihat sangat antusias ketika mendengarkan pentingnya rasa cinta tanah air dan bela negara yang disampaikan oleh Serda Eko Setyawan salah satu anggota Pos Waris.

Mansa May (5) salah satu anak kampung Banda mengatakan “Kami sangat senang dengar cerita bela negara dan cinta tanah air dari kaka tentara pos waris, kami ingin ikut jaga Kampung kami jaga NKRI” ucapnya.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam rilis tertulisnya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh anggota Pos Waris tersebut. Kamis, (08/04/2021).

“Saya salut dengan anggota Pos Waris yang melakukan terobosan-terobosan untuk berupaya meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap tanah air agar suatu saat apabila ada yang mengancam keutuhan NKRI, seluruh pihak khusunya elemen masyarakat yang ada di wilayah perbatasan bersatu padu menjaga keutuhan wilayah NKRI” tutur Dansatgas.

“Ini patut diapresiasi, disamping menjalankan tugas pokok sehari-hari Pos Waris bisa meluangkan waktu untuk melaksanakan pembinaan teritorial secara terbatas salah satunya dengan berbagi ilmu dan memberikan pemahaman tentang cinta tanah air kepada anak-anak” tutup Letkol Inf Taufik.

(Pen Satgas Yonif Mekanis 512/QY/Tera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *