Komisi B DPRD Kota Bandung Bahas Target Pendapatan Daerah 2021 Harus Realistis

Winsatu.com/ Bandung- Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bandung Komisi B  menggelar rapat pembahasan program kerja tahun 2021 bersama Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung, Rabu (10/2/2021).

Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Hasan Faozi mengatakan, rapat kerja ini bertujuan untuk memberi masukan kepada BPPD Kota Bandung terkait masalah dan hambatan-hambatan yang memengaruhi pendapatan pajak daerah 2021.

Hasan Faozi juga menyarankan agar target-target pendapatan daerah 2021 harus lebih realistis mengingat semua pihak sedang mengalami dampak dari pandemi Covid-19.

Selain itu, ia pun menyoroti soal kebijakan-kebijakan piutang PBB, reklame indoor, seperti di pasar dan hotel, serta sosialisasi dan edukasi pajak daerah kepada masyarakat agar lebih dikaji sehingga capaian target pendapatan daerah 2021 terpenuhi.

Dalam pemaparannya kepada Komisi B DPRD Kota Bandung, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen mengungkap bahwa Kota Bandung telah meraih pendapatan daerah senilai Rp1,45 triliun dari sembilan mata pajak.

Pendapatan daerah dari sembilan mata pajak tersebut yakni pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, parkir, penerangan jalan, air tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPTHB). Ada beberapa strategi yang akan dilakukan BPPD Kota Bandung dalam mencapai target pendapatan daerah 2021.Di masa normal, raihan pajak hotel per bulan mencapai Rp30 hingga 32 miliar. Di masa pandemi Covid-19, turun menjadi Rp5 miliar dengan latar kondisi banyaknya hotel yang tutup.

“Di masa pandemi ini pendapatan pajak hotel dan restoran turun drastis, bahkan banyak hotel yang tutup,” ujarnya.

Ada beberapa strategi yang akan dilakukan BPPD Kota Bandung dalam mencapai target pendapatan daerah 2021. Pertama, kata dia, membangun sistem informasi pajak daerah, Membangun Kemudahan Layanan Sarana dan Prasarana Sebagai Partisipasi Layanan Publik, Penyempurnaan Regulasi Pajak Daerah, Perencanaan Target dan Penerimaan Pajak Daerah, serta Peningkatan Kesadaran Masyarakat dan Wajib Pajak dalam Pemenuhan Kewajiban Pajak Daerah.Selain itu, BPPD Kota Bandung juga akan mendorong strategi Optimalisasi Pajak Daerah dan Peningkatan Jumlah Wajib Pajak Daerah dan Optimalisasi Pengelolaan Piutang Pajak Daerah.

Sementara itu, Anggota Komisi B, Uung Tanuwidjaja menyoroti masalah pendapatan pajak reklame yang selalu menemui persoalan berulang.

Uung pun bersepakat mengenai target pendapatan daerah 2021 yang harus realistis. Meski vaksin sudah tersedia, dampak pandemi ini tidak seketika ikut hilang.Uung pun bersepakat mengenai target pendapatan daerah 2021 yang harus realistis. Meski vaksin sudah tersedia, dampak pandemi ini tidak seketika ikut hilang.

“Saya sepakat target pendapatan daerah 2021 harus bisa memahami kondisi para wajib pajak, karena pandemi ini masih belum juga hilang. Bahkan menurut Bloomberg, pandemi Covid-19 akan selesai 10 tahun ke depan,” ungkap Uung.*

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Hasan Faozi, dan diikuti oleh para anggota Komisi B yang terdiri dari Agus Gunawan, Siti Nurjanah, Christian Julianto Budiman, dan Uung Tanuwidjaja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *